Laman

Sabtu, 24 November 2012

Apa itu Puisi????

            Secara etimologi istilah puisi berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu poesis, yang berarti membangun, membentuk, membuat, menciptakan. Sedangkan beberapa ahli modern mendefinisikan puisi sebagai perwujudan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitas. Selain itu puisi juga merupakan curahan isi hati seseorang yang membawa orang lain ke dalam keadaan hatinya.
Lalu hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam membaca puisi?
  1.  Ketepatan ekspresi dan mimic. Ekpresi adalah pernyataan perasaan hasil penjiwaan puisi sedangkan Mimik adalah gerak air muka.
  2. Kinesik yaitu gerak anggota tubuh.
  3. Kejelasan Artikulasi (ketepatan dalam melafalkan kata- kata) 
  4. Timbre yaitu warna bunyi suara (bawaan) yang dimilikinya.
  5. Irama puisi artinya panjang pendek, keras lembut, tinggi rendahnya suara. 
  6. Intonasi atau lagu suara
Puisi juga memiliki struktur. Struktur puisi di bagi menjadi 2 yaitu struktur fisik dan struktur batin puisi. Struktur fisik puisi terdiri dari:
  • Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.
  • Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.
  • Imaji, yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair.
  • Kata konkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misalnya kata kongkret ‘salju’ melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll.
  • Gaya bahasa, yaitu penggunaan bahasa yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu.
  • Rima/Irama adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, dan akhir baris puisi.
Struktur Batin Puisi, struktur batin puisi terdiri dari:
  • Tema/makna (sense).
  • Rasa (feeling), yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya.
  • Nada (tone), yaitu sikap penyair terhadap pembacanya.
  • Amanat/tujuan/maksud (itention); yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca.
Referensi:
wikipedia.ohttp://id.rg/wiki/Puisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

selamat datang....
silahkan berkomentar...^.^